Kewirausahaan Sosial: Mencari Untung Sembari Membantu Sesama

0
108

Jakarta – Kesadaran akan memecahkan masalah-masalah sosial yang terjadi di sekeliling kita seringkali diabaikan, terutama pada wirausaha. Kebanyakan dari mereka seringkali lebih berorientasi pada keuntungan dibanding menyelesaikan masalah tersebut.

Seiring dengan perubahan zaman, kesadaran akan hal tersebut mulai tumbuh. Kini, mulai ada beberapa orang yang menjalankan bisnis, disamping tetap berusaha mencari keuntungan untuk kelancaran bisnisnya, namun tetap berusaha memecahkan masalah-masalah sosial yang terjadi di sekelilingnya.

Itulah yang disebut dengan kewirausahaan sosial. Salah satu yang menjalankan model kewirausahaan ini adalah Greeneration Indonesia.

Perusahaan yang memiliki perhatian lebih terhadap lingkungan ini berdiri sejak 2008. Diprakarsai oleh M. Bijaksana Junerosano, perusahaan ini membuat berbagai macam usaha yang membantu masyarakat menemukan solusi masalah pengelolaan sampah.

“Melalui produk Bagoes, kami berusaha memberikan solusi bagi masyarakat untuk mengurangi konsumsi kantong plastik,” ujar pria yang akrab disapa Sano saat ditemui di Jakarta, Kamis (5/3).

Bagoes sendiri merupakan tas lipat bermodel tote bag yang dibuat untuk menggantikan kantong plastik yang biasa digunakan saat berbelanja.

Bisnis macam ini bisa dibilang cukup baru di Indonesia. Pasalnya, masih sedikit sekali usaha-usaha yang dicanangkan oleh anak muda yang juga berusaha untuk memberikan solusi untuk masalah-masalah seperti masalah lingkungan atau kemiskinan.

“Mungkin sudah ada beberapa usaha yang juga ditujukan untuk membantu memecahkan masalah sosial namun jumlahnya masih belum banyak,” ujar pembina UKM Center Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Dewi Meisari, saat ditemui di kesempatan yang sama.

Untuk itu, Dewi berusaha melakukan berbagai macam pengenalan, terutama pada anak muda, mengenai kewirausahaan sosial.

“Saat ini kami masih terus berusaha memberikan inspirasi bagi anak muda untuk membangun kewirausahaan sosial. Dengan begitu, kami berharap semakin banyak dari mereka yang ingin membuat bisnis yang menguntungkan namun juga berupaya untuk memecahkan problem sosial di sekitar mereka,” ujar Dewi.

Selain memberi inspirasi pada anak muda, Dewi juga menekankan pentingnya dukungan dari orang-orang sekitar untuk menjalankan bisnis yang juga bertujuan untuk membantu sesama tersebut.

“Kita sebagai orang yang mendukung berjalannya kewirausahaan sosial juga harus membangun support system yang baik sehingga si wirausaha terus termotivasi untuk menjalankan bisnisnya sampai sukses,” jelas Dewi.

Sumber: Beritasatu.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here