Harga Melonjak, Pasokan Beras ke DKI Jakarta Malah Menurun

0
36

Jakarta, HanTer-Dua minggu terakhir, harga beras kian meroket di pasaran. Kenaikan harga beras terjadi pada semua jenis, di antaranya IR 64 dari Rp220 ribu menjadi Rp250 ribu per karung, C4 Rp225 ribu menjadi Rp255 ribu per karung, mentik Rp255 ribu menjadi Rp295 ribu per karung, bramo Rp250 ribu menjadi Rp270 ribu per karung.

Ditenghah melonjaknya harga beras, kabar tak sedap datang dari Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan DKI Jakarta, yang menyatakan pasokan beras dari berbagai daerah ke Ibu Kota saat ini menurun.

“Pasokan beras dari daerah produsen dalam dua pekan terakhir ini berkurang. Di beberapa daerah, stok beras juga terbatas,” kata Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan DKI Joko Kundaryo di Jakarta, Rabu (25/2/2015).

Menurut dia, pasokan beras yang masuk ke Jakarta setiap hari hanya 1.000 ton, lebih rendah dari rata-rata pasokan beras dalam kondisi normal yang bisa mencapai 2.500 ton per hari. “Padahal, kebutuhan beras di Jakarta mencapai 2.000 ton per hari. Karena pasokan beras di daerah kurang maka penggilingan di daerah pun kosong,” ujar Joko.

Meskipun demikian, dia menuturkan, stok beras yang tersedia saat ini masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Ibu Kota hingga 10 hari kedepan. “Kita perkirakan pasokan beras ini akan mulai normal kembali pada Maret 2015. Lagipula, beberapa terakhir ini juga sudah mulai terisi, bahkan ada yang mulai panen,” tutur Joko.

Selain itu, dia mengungkapkan, ada stok beras dari Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk mendukung pemenuhan kebutuhan beras warga Jakarta hingga enam bulan kedepan.

“Stok beras dari Bulog masih cukup banyak. Kira-kira masih cukup sampai enam bulan mendatang. Oleh karena itu, kami imbau supaya warga tidak khawatir,” ungkap Joko.

Sumber: Harianterbit.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here