JNE Siap Terjang Pasar Bebas 2015

0
95

JAKARTA – Pasar bebas ASEAN mulai berlaku pada akhir 2015. Momentum ini akan menjadi tantangan sekaligus peluang untuk Indonesia. Untuk itu, para pelaku ekonomi, baik yang bergerak di sisi produksi maupun distribusi, harus mempersiapkan diri dengan baik. Salah satunya yang harus berbenah adalah industri logistik, yang tingkat persaingannya sangat ketat seiring gencarnya ekspansi perusahaan asing saat ini.

Tak hanya itu, pelaku industri logistik Indonesia juga dihadapkan dengan sejumlah kendala yang menghadang, baik itu infrastruktur, regulasi, teknologi, maupun sumber daya manusia (SDM). Perusahaan distribusi dan logistik nasional JNE pun memiliki kiat tersendiri untuk menghadapi situasi ini.

Perusahaan yang telah berdiri lebih dari seperempat abad ini terus meningkatkan kinerja dengan memaksimalkan layanan demi kepuasan konsumen dan pelanggan setianya. JNE, yang didirikan oleh H Soeprapto Suparno, giat meningkatkan kualitas SDM, melakukan pembaruan dan perluasan jaringan, pemanfaatan mesin dan teknologi modern, serta terus meningkatkan kapasitas operasional.

“Hal tersebut terus dilakukan sehingga target untuk menjadi tuan rumah di negeri sendiri dapat terwujud, di mana banyak perusahaan logistik asing datang dan beroperasi di Indonesia,” ungkap Managing Director JNE Johari Zein, di Jakarta, belum lama ini.

Sesuai misinya, JNE berkomitmen memberi pengalaman terbaik kepada pelanggan secara konsisten, juga melengkapi layanan logistik dan distribusi dengan sistem pengecekan barang yang dikirim secara online melalui website resminya. Pada layanan tersebut, konsumen juga bisa mengecek tarif pengiriman barang, baik domestik maupun internasional.

Selain secara konvensional, JNE juga telah mengembangkan layanan sesuai kebutuhan konsumen. Layanan ini juga menjadi pembeda JNE dengan perusahaan distribusi dan logistik lain. Sebut saja Jesika atau ‘jemput ASI seketika’. Ini merupakan produk yang menjadi inovasi JNE untuk menjawab kebutuhan ibu-ibu menyusui tanpa menghalangi aktivitas sehari-hari. JNE menggunakan moda pengantaran sepeda motor yang dilengkapi tas berpendingin khusus untuk menjaga kualitas ASI tetap bagus.

Layanan Pesanan Oleh-oleh Nusantara (Pesona) juga menjadi salah satu kelebihan JNE yang tak dimiliki perusahaan logistik lain. Pesona menyediakan layanan kiriman pemesanan makanan khas dari berbagai kota di Indonesia.

Selain itu, Pesona adalah upaya JNE untuk memperkenalkan produk lokal daerah hingga menjadi skala nasional, sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha usaha mikro, kecil, menengah, dan koperasi (UMKMK), khususnya di sektor industri makanan.

“Selama 24 tahun JNE melayani, pengembangan terus dilakukan dan dalam empat tahun terakhir omzet pengiriman di seluruh Indonesia naik 40 persen secara konsisten. Tentunya hal ini mendorong JNE untuk terus meningkatkan kapasitas layanannya hingga layanan distribusi ke seluruh pelosok Nusantara dapat semakin lancar, karena JNE ingin berperan serta memberikan kontribusi nyata dalam menggerakkan rantai pasok bagi bangsa dan negara,” beber Johari.

Sumber: okezone.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here