Momentum Promosikan Usaha Kecil dan Menengah di Manado

0
10

 

MANADO – Festival Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) BTPN yang akan digelar di Lapangan Mega Mas Manado, Sulawesi Utara, pada 19-20 Desember 2014) akan memberi dampak positif bagi dunia usaha di Manado dan sekitarnya. Ratusan pelaku UMKM akan menjadi peserta acara tersebut.

 

“Saat ini, dari data yang saya terima, sudah lebih dari 150 pelaku UMKM di Manado yang mendaftar dan siap memeriahkan Festival dengan produk terbaik mereka untuk warga Manado dan Sulawesi Utara secara umum,” ujar Wali Kota Manado Vicky Lumentut di Manado, Kamis (17/12/2014).

 

Menurut Wali Kota, Festival UMKM yang digelar PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) dengan bekerja sama dengan Sindonews.com (MNC Group), Koran SINDO Manado dan Pemerintah Kota Manado akan menjadi momentum terbaik untuk mempromosikan hasil usaha UMKM ke tingkat nasional.

 

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Manado Dante Tombeg juga menyambut baik Festival tersebut. Dia mengungkapkan, Festival Pemberdayaan UMKM BTPN ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para pelaku UMKM di Manado dan sekitarnya.

 

“Festival seperti ini memang biasa digelar di Kota Manado. Tapi dengan melihat rancangan acaranya, tentu saja masyarakat akan beramai-ramai datang ke lokasi festival,” ujarnya.

 

Bagi BTPN, Festival ini merupakan salah satu bentuk komitmen bank tersebut untuk memberikan akses pasar kepada para pelaku usaha UMKM.

 

Sebagai bank yang fokus dan konsisten menggarap segmen masyarakat berpenghasilan rendah serta pelaku UMKM, termasuk masyarakat prasejahtera produktif (mass market), BTPN meyakini nasabah mass market tidak hanya membutuhkan akses finansial, tetapi juga pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan kapasitas usaha dan kualitas hidup mereka.

 

Hal ini diwujudkan melalui Daya, yaitu program pemberdayaan mass market yang terukur dan berkelanjutan.

 

Melalui Daya, BTPN secara reguler memberikan pelatihan dan informasi untuk meningkatkan kapasitas nasabah. Daya diterapkan pada seluruh unit bisnis BTPN, yaitu BTPN Purna Bakti – unit bisnis yang fokus untuk melayani nasabah pensiunan , BTPN Mitra Usaha Rakyat – unit bisnis yang fokus untuk melayani pelaku usaha mikro & kecil dan BTPN Sinaya – unit bisnis pendanaan.

 

Daya juga diterapkan pada anak usaha BTPN yaitu BTPN Syariah – yang fokus untuk melayani nasabah dari komunitas pra-sejahtera produktif. Penerima manfaat Program Daya adalah seluruh nasabah BTPN yang meliputi para pensiunan, pelaku UMKM, dan komunitas pra-sejahtera produktif.

 

Dari total jumlah peserta bazaar pada festival tersebut, 50 peserta merupakan nasabah yang telah menerima pinjaman modal serta mengikuti aktivitas pemberdayaan dari BTPN.

 

“Kami meyakini bahwa sektor UMKM berperan penting dalam perekonomian Indonesia. Untuk itu, penyelenggaraan Festival Pemberdayaan UMKM BTPN merupakan bentuk apresiasi dan komitmen kami kepada para pelaku UMKM. Kami berharap, Festival ini bisa semakin mendorong pertumbuhan UMKM, tak hanya di Manado, tetapi di seluruh Indonesia,” ujar Direktur BTPN, Mulia Salim.

 

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Manado, Ricky Polii menyatakan, antusiasmenya untuk mengikuti festival ini. “Ada sejumlah pengusaha UMKM menyatakan siap memamerkan bawang rica tomat (Barito),” ungkap Polii.

 

Adek Novriadi, salah satu pelaku usaha kerajinan kulit dan aksesori asal Padang yang sudah lima tahun berdomisili di Manado mengaku tertarik untuk bergabung.

 

“Saya pasti akan ikut pada pagelaran ini, apalagi mengatasnamakan MNC Group dan Pemkot Manado, pasti meriah. Sebab sudah beberapa bukti, setiap MNC Group gelar kegiatan di Manado, animo masyarakat luar biasa, mencapai ribuan,” ujarnya.

 

Hal senada dikatakan, Sukri Koto. Menurutnya, beberapa rekannya di luar Manado akan segera diinformasikan untuk ikut pada kegiatan UMKM selama dua hari itu di Lapangan Megamas.

 

Sumber: Sindonews.com

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here