Indonesia Butuh Usahawan Lebih Dari 2% Untuk Lebih Maju

0
150

 

Jakarta, HanTer – Menteri Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM), Anak Agung Gede Ngurah (AAGN) Puspayoga, mengatakan jumlah usahawan muda Indonesia kurang dari 2 persen dari jumlah penduduknya.

 

“Jumlah usahawan muda Indonesia baru 1,65 persen saja atau 3,7 juta orang saja dari jumlah seluruh penduduk Indonesia,” kata AAGN Puspayoga, Kamis (11/12/2014).

 

Penjelasan yang dibeberkan Puspayoga dalam pidatonya saat membuka pameran karya kreatif dan inovatif (Krenov) pelajar dan mahasiswa serta komunitas-komunitas kreatif Indonesia ‘Smesco Krenov Fair 2014’ di gedung SME Tower, Jl MT Haryono, Jakarta, dengan harapan dapat menjadi pemicu semangat generasi muda untuk bangkit menjadi wirausahawan.

 

“Untuk dapat dikategorikan sebagai negara maju, kita harus memiliki minimal 2 persen usahawan dari jumlah penduduk Indonesia sehingga minimal ada 5 juta yang perlu terus kita dorong untuk tumbuh dan berkembang,” kata Puspayoga lagi.

 

Oleh karena itu, Puspayoga minta semua pihak terketuk hatinya untuk membantu mewujudkan 5 juta usahawan muda.

 

“Pimpinan BUMN dan CEO perusahaan terus kita dorong untuk ikut berpartisipasi membangun semangat-semangat muda,” katanya.

 

Pada kesempatan itu, Puspayoga mengajak seluruh pemangku kepentingan di Tanah Air untuk membangun suatu Creative Space bagi para komunitas kreatif di gedung SMESCO dengan nama “Galeri Indonesia WOW”.

 

Dia berharap sinergi yang dapat dibangun antara pelaku industri kreatif, mitra strategis, dan Pemerintah dalam Galeri Indonesia WOW yang baru saja diinisiasi ini juga akan diramaikan oleh para pelajar dan mahasiswa sehingga percepatan penumbuhan para wirausaha baru akan dapat terwujud.

 

“Saya berharap keterlibatan pihak akademisi dengan pemerintah yang memang sudah berlangsung sebelumnya dengan konsep Triple Helix Model, yaitu academia, private sector, dan government dapat lebih efektif melalui pendekatan konsep creative space ini,” katanya.

 

Dia menjelaskan salah satu kebijakan pemerintah yang sedang dikembangkan adalah pembangunan kluster yang terkonsentrasi pada masyarakat yang produktif dan kreatif.

 

“Kami meyakini suatu area yang terdiri dari orang-orang yang kreatif dan memiliki pengetahuan yang baik, merupakan mesin pertumbuhan ekonomi,” tandasnya.

 

Direktur Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM (LLP-KUKM), Ahmad Zabadi, yang juga selaku panitia penyelenggara Smesco Krenov Fair 2014 menambahkan pameran yang berlangsung mulai 11-13 Desember 2014 ini diikuti oleh pelaku koperasi dan UKM mitra LLP-KUKM serta perguruan tinggi dan sekolah kejuruan yang telah menjalin kerja sama dengan LLP-KUKM dalam rangka menjalankan salah satu peran LLP-KUKM sebagai laboratorium kewirausahaan.

 

Event tahunan yang digelar LLP-KUKM ini berisi pameran produk kreatif, produk kuliner, pentas seni, dan berbagai lomba seperti fashion show, dan lomba stan terbaik yang diikuti oleh 188 peserta pameran produk kreatif dan 30 produk kuliner Nusantara.

 

Sumber: Harianterbit.com

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here